Virus Omicron Menyerang Eropa Sehingga EURUSD Tertekan  

Virus Omicron Menyerang Eropa Sehingga EURUSD Tertekan  

Diperbarui • 2021-12-20

Virus omicron menyebar di benua Eropa sehingga membuat para pelaku pasar menjadi khawatir akan ada penguncian dibanyak negara di kawasan tersebut.

Negara Belanda telah mengumumkan akan menutup semua kegiatan bisnis termasuk bar dan restoran mulai hari ini sampai dengan tanggal 14 Januari 2022 karena gelombang ke 5 pandemic virus corona. Selain itu negara Perancis pun mulai bersiap dengan ketentuan pembatasan setelah terdapat 10% pasien terinfeksi baru, karena virus jenis omicron.

Negara Siprus dan Austria pun mulai membatasi perjalanan dan memperketat perbatasan agar negara tesebut dapat mengendalikan penyebaran virus ini. WHO mengingatkan bahwa penyebaran virus omicron ini mempunyai inkubasi 1,5 – 3 hari, sehingga penyebarannya sangat massive dan sampai saat ini sudah terdapat 89 negara yang telah terinfeksi.

Secara umum penyebaran virus ini akan sangat beresiko terhadap pertumbuhan ekonomi di kawasan Uni Eropa, sehingga wajar apabila bank sentral Eropa ECB dalam rilis kebijakan moneternya minggu lalu menunjukan nada netral dengan kecendrungan dovish jika dibandingkan dengan kebijakan moneter The Fed.

 

Efek Terhadap Pasar

Adanya penyebaran virus omicron di kawasan Uni Eropa membuat membuat pair EURUSD cenderung melemah kedepannya.

 

Ekspektasi Pasar

Diprediksi pair EURUSD  bergerak dalam range  1.1133 – 1.1254

Trading Plan :

Sell Limit 1.1254 – 1.1306 dengan target 1.1071 – 1.1133

Stoploss 1.1414

Grafik EURUSD timeframe D1

eurusd 20 des.png

Disclaimer

Fundamental bukanlah teknikal yang dapat berubah dalam hitungan jam bahkan menit, tetapi fundamental merupakan suatu gambaran besar atas pandangan kedepan yang dapat terjadi dalam rentang waktu yang lebih panjang.

TRADE NOW

 

Disclaimer

Fundamental bukanlah teknikal yang dapat berubah dalam hitungan jam bahkan menit, tetapi fundamental merupakan suatu gambaran besar atas pandangan kedepan yang dapat terjadi dalam rentang waktu yang lebih panjang.

Menyerupai

AUDUSD Berbias Bearish di Tengah Risk-Aversion
AUDUSD Berbias Bearish di Tengah Risk-Aversion

Dolar Australia menguat tipis di awal perdagangan akhir pekan ini, namun masih dalam tren penurunan. Pasar diperkirakan sepi karena memperingati Jumat Agung. Dolar AS menguat karena data ekonomi AS menunjukkan ekspansi,

Data Ekonomi Australia Melemah, Seiring Melemahnya Inflasi
Data Ekonomi Australia Melemah, Seiring Melemahnya Inflasi

Pasar saham Asia memiliki sentimen sideways dengan bias bearish pada perdagangan Kamis (28/03/2024), karena adanya sentimen ketidakpastian menjelang data indeks harga PCE AS..penjualan ritel Australia dirilis lebih kecil dari perkiraannya.

Berita terbaru

Sanggupkan Emas Berlama-lama di Puncak?
Sanggupkan Emas Berlama-lama di Puncak?

XAUUSD naik ke rekor tertinggi baru pada perdagangan Senin (01/04/2024), di tengah meningkatnya spekulasi penurunan suku bunga..melanjutkan kenaikan kuat minggu lalu hingga membentuk level puncak baru sepanjang masa

Sebagian Pasar Masih Libur, Yen Stabil di Bawah 152
Sebagian Pasar Masih Libur, Yen Stabil di Bawah 152

Pasar saham Asia sebagian masih libur dan sebagian lagi menguat pada perdagangan Senin (01/04/2024), karena optimisme data pabrikan Tiongkok mendukung..potensi intervensi otoritas Jepang terhadap yen Jepang diperkirakan berada di zona 152 – 155 yen. 

Deposit dengan sistem pembayaran bank lokal DI INDONESIA

Pemberitahuan pengumpulan data

FBS menyimpan catatan data Anda untuk menjalankan website ini. Dengan menekan tombol "Setuju", Anda menyetujui kebijakan Privasi kami.

Ditelepon kembali

Manajer kami akan menghubungi Anda

Merubah nomor

Permintaan Anda diterima.

Manajer kami akan menghubungi Anda

Permintaan panggilan balik berikutnya untuk nomor telepon ini
akan tersedia setelah

Jika Anda memiliki masalah mendesak, silakan hubungi kami melalui
Live chat

Internal error. Silahkan coba lagi

Jangan buang waktu Anda – tetap awasi dampak NFP terhadap dolar dan raup profitnya!

Anda menggunakan versi browser lama Anda.

Perbarui ke versi terbaru atau coba yang lain untuk pengalaman trading yang lebih aman, lebih nyaman dan produktif.

Safari Chrome Firefox Opera